Selasa, 12 Februari 2013

BANJIR, BENCANA YANG SANGAT MERUGIKAN


Sudah tidak asing lagi jika kita mendengar banjir dijakarta ini, sudah hampir setiap tahun bencana bencana musiman ini tak kunjung terselesaikan. Bertahun – tahun pemerintah terus berbenah diri untuk menyelesaikan permasalahan ini, namaun apa daya masih belum adanya perubahan yang terjadi di kota jakarta ini. Terlebih lagi masih kurangnya kesadaran dari masyarakat akan bahaya banjir yang terus menerus melanda kota ini, masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan menjadi salah satu faktor yang sangat berperan penting akan sulitnya penanganan banjir dikota jakarta ini, terlebih lagi masih banyaknya daerah resapan air yang kini beralih fungsi menjadi pemukiman warga yang membuat makin sulitnya kota jakarta terbebas dari bencana banjir ini. Tidak hanya itu masih banyak lagi penyebab terjadinya banjir di kota jakarta yang diakibatkan oleh kurang sadarnya masyarakat akan masalah ini.

Banjir dikota jakarta ini sudah pasti akan mengalami kerugian yang sangat besar. Dari kerusakan  yang ditimbulkan oleh banjir, warga yang terserang berbagai penyakit dari banjir, dan lumpuhnya perekonomian di Jakarta, karena terhambatnya transportasi. Banyak pekerja yang terhambat menuju tempat dimana ia bekerja karena hampir seluruh jalan protokol tertutup oleh genangan air.

Dengan keadaan yang seperti ini mulai banyak kritikan terhadap pemerintah yang datangnya dari masyarakat, yang pada dasarnya masyarakat mengeluh akan benca banjir yang sudah lama tak kunjung ada jalan keluarnya. Dan sesungguhnya warga pun sudah mulai bosan dengan janji yang diberikan pemerintah tentang akan diselesaikannya masalah banjir dikota jakarta ini. Dan efeknya adalah penolakan terhadap rencana – rencana yang dibuat pemerintah. Memang banjir yang melanda kota jakarta ini sudah cukup lama bahkan terjadi sejak masa penjajahan, namun masyarakat ingin adanya perubahan dari rencana yang dilakukan pemerintah yang sudah memakan biaya sangat besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar